Ratusan Penumpang Tujuan Pulau Raas Antusias Ikuti Program Mudik Gratis dari Pemprov Jawa Timur

Ket. Foto Ratusan Penumpang Mudik Gratis Tujuan Pulau Raas

Situbondo, detik1.id // Ratusan calon pemudik memadati titik keberangkatan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan tanpa biaya menjelang hari raya.

Sejak pagi hari, para peserta mudik gratis sudah berkumpul di lokasi pemberangkatan di pelabuhan jangkar. Mereka membawa berbagai barang bawaan dan tampak antusias menunggu giliran naik ke dalam kapal yang telah disiapkan.

Program mudik gratis ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya saat musim mudik.

Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa program ini setiap tahun selalu mendapatkan respon positif dari masyarakat. Selain membantu dari sisi biaya perjalanan, program ini juga memastikan keselamatan penumpang dengan menyediakan armada kapal yang telah melalui pemeriksaan kelaiklautan oleh marine inspector.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tahun lalu ada ribuan penumpang diberangkatkan menuju kepualaun raas, Sapudi dan kangean mas, begitupun kemungkinan di tahun ini ” ujar pria asal Situbondo ini.

Salah satu peserta mudik mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, biaya transportasi saat musim mudik biasanya meningkat sehingga program mudik gratis menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Para penumpang diberangkatkan menggunakan kapal Wicitra Dharma menuju kepualaun raas pada hari Minggu 08 Maret 2026 sekitar pukul 21.30 WIB.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap program mudik gratis ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

Baca Juga:
Setelah 16 Tahun Mengabdi, Nakes Sumenep Hadapi Kenyataan Pahit Soal Gaji Tinggal 350 Ribu

Hingga berita ini belum ada penjelasan resmi dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur maupun Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Situbondo.

error: