Sumenep, detik1.id // Wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh siswa-siswi SMPN 2 Ra’as melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “Sabtu Bersih” dengan aksi bersih-bersih sampah di kawasan wisata Pantai Pasir Panjang, Desa Ketupat, Kecamatan Ra’as, Kabupaten Sumenep, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 32 siswa dan didampingi langsung oleh para guru serta staf tata usaha SMPN 2 Ra’as. Sejak pukul 07.00 WIB, para peserta telah berkumpul di bibir pantai dengan membawa kantong sampah, sarung tangan, sapu lidi, serta perlengkapan kebersihan lainnya.
Koordinator Pelaksana Bakti Sosial SMPN 2 Ra’as, Ahmad Erfandi, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan, khususnya destinasi wisata lokal.
“Pantai Pasir Panjang ini sering dikunjungi wisatawan lokal Ra’as dan menjadi kebanggaan kita bersama. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” ujarnya.
Selama kurang lebih tiga jam, para siswa menyisir area pantai sepanjang 400 meter. Sampah yang berhasil dikumpulkan meliputi plastik bekas makanan, botol minuman, sedotan, serta sampah organik lainnya. Total sampah yang terkumpul mencapai 23 kantong plastik ukuran besar, kemudian diserahkan kepada petugas kebersihan desa untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Kepala SMPN 2 Ra’as, RB. Roeska Pandji Adinda, S.Pd, mengapresiasi antusiasme para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi sosial ini menjadi bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
“Anak-anak belajar gotong royong, peduli lingkungan, dan mencintai daerahnya sendiri,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama seluruh peserta di ikon wisata Pantai Pasir Panjang.
Sementara itu, Ketua LSM Lembaga Keadilan Hukum Jawa Timur, Sanhaji, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMPN 2 Ra’as atas kepedulian mereka terhadap kebersihan lingkungan Ra’as, khususnya Pantai Pasir Panjang yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat.
Namun, ia juga mengingatkan para pengunjung agar tidak hanya datang berwisata, tetapi turut menjaga kebersihan area pantai.
“Jangan hanya berkunjung lalu mengotori pantai. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Apalagi di Pantai Pasir Panjang tidak ada retribusi tiket masuk, sehingga tidak ada petugas khusus kebersihan. Para pengunjung harus sadar diri bahwa kebersihan adalah bagian dari iman,” tegas pria yang akrab disapa Aji itu.














