Program Balik Gratis Santri Pulau Raas Berangkatkan Sekitar 400 Peserta

Ket.Foto Arus Balik Santri di Pelabuhan Raas

Sumenep, detik1.id // Setelah sempat tertunda akibat miskomunikasi, program balik gratis santri berjemaah dari Pulau Raas akhirnya kembali berjalan. Pada Selasa (31/3/2026), sekitar 400 santri dan pengurus Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo diberangkatkan dari Pelabuhan Feri Desa Brakas, Kecamatan Raas.

Para santriwan dan santriwati tersebut diberangkatkan menggunakan kapal feri Satya Kencana melalui program balik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Program ini merupakan bagian dari fasilitasi arus balik santri usai merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kampung halaman.

Dari pantauan awak media di lokasi, jajaran Forkopimka Kecamatan Raas turut hadir mengantar sekaligus mengawal keberangkatan para santri agar berjalan aman dan lancar.

Camat Raas, Subiakto, menjelaskan bahwa sebelumnya keberangkatan sempat mengalami kendala akibat miskomunikasi. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Dalam suasana Lebaran ini, kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Atas nama Pemerintah Kecamatan Raas dan masyarakat, kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati dan jajaran Forkopimda, atas kepeduliannya terhadap masyarakat Raas,” ujarnya.

Ia menambahkan, program mudik dan balik gratis ini sangat membantu masyarakat, khususnya para santri, dalam mendapatkan akses transportasi yang aman dan terjangkau.

Menurutnya, sekitar 14.000 santri dan masyarakat sempat pulang kampung ke Raas saat Lebaran, dan hingga kini baru sekitar 2.500 orang yang kembali ke tempat aktivitas masing-masing.

Subiakto juga berharap adanya peningkatan perhatian terhadap fasilitas transportasi dan infrastruktur pelabuhan di wilayah Raas.

“Ke depan kami berharap ada peningkatan, tidak hanya pada armada kapal, tetapi juga infrastruktur pelabuhan yang saat ini sudah banyak mengalami kerusakan. Kami khawatir hal yang tidak diinginkan bisa terjadi,” pungkasnya.

Baca Juga:
Halal Bihalal Pererat Tali Persaudaraan PGRI Cabang Raas

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Sumenep, Achmad Zulkarnain, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp300 juta untuk mendukung arus balik santri, khususnya di wilayah kepulauan.

“Dengan anggaran tersebut, sekitar 4.000 santri akan terfasilitasi dalam program balik gratis ke pesantren. Ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah,” tutupnya.

error: