Warga Cermee Menjerit Diterjang Banjir, Pemkab Bondowoso Dinilai Tutup Mata

Ket. Foto Banjir di Desa Cermee Bondowoso

Bondowoso, detik1.id // Banjir kembali melanda Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, dan menyebabkan keresahan mendalam di tengah masyarakat. Warga mengaku lelah karena bencana serupa terus berulang tanpa adanya solusi nyata dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cermee mengakibatkan sungai meluap dan merendam permukiman warga. Sejumlah rumah, pasar terendam air, aktivitas warga lumpuh, dan kerugian materi tidak dapat dihindari. Warga pun menjerit, berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah.

Namun hingga kini, Pemkab Bondowoso dinilai masih bersikap diam dan terkesan tutup mata terhadap penderitaan warga Cermee. Tidak adanya langkah konkret dalam penanganan banjir membuat masyarakat kecewa dan mempertanyakan komitmen pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum asal Bondowoso, Donny Adrian, SH., menyayangkan sikap pasif Pemkab Bondowoso. Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang terus berulang dan berdampak langsung pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Seharusnya Pemkab Bondowoso segera mencari solusi yang komprehensif agar banjir di Kecamatan Cermee tidak terus terjadi. Ini bukan kejadian sekali dua kali, tetapi sudah berulang,” tegas Donny Adrian.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari tata kelola drainase, normalisasi sungai, hingga perencanaan lingkungan yang berkelanjutan. Tanpa langkah nyata, banjir dikhawatirkan akan terus menjadi ancaman tahunan bagi warga Cermee.

Warga berharap Pemkab Bondowoso segera turun tangan dan mengambil tindakan serius agar bencana banjir tidak lagi menghantui kehidupan mereka.

Baca Juga:
Diduga Lompat ke Laut, Penumpang KMP Dharma Kartika Masih Dalam Pencarian
error: