Barang Alat Kantor Tertahan Hampir Sebulan di J&T Express Kangean, Pelayanan Dikeluhkan Buruk

Ket. Foto J&T Express

Sumenep, detik1.id // Seorang warga bernama Sugiyanto, yang beralamat di Dusun Parse RT 06 RW 07, Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, mengeluhkan buruknya pelayanan ekspedisi J&T Express. Paket berupa alat kantor yang dikirim sejak 8 Maret 2026 dari Surabaya hingga Selasa (2/4/2026) belum juga diterima.

Berdasarkan data pelacakan, paket tersebut sebenarnya telah diterima oleh pihak J&T Express Cabang Kangean sejak 16 Maret 2026. Artinya, barang sudah tertahan hampir tiga minggu di wilayah tujuan tanpa kejelasan proses pengantaran. Akibat keterlambatan ini, barang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan Lebaran tidak dapat dimanfaatkan.

Saat dikonfirmasi ke Agen J&T Express Sumenep, pihak agen menyatakan bahwa paket telah sampai dan diterima di cabang Kangean. Namun, ketika dikonfirmasi ke Agen J&T Express Kangean, mereka menyebut barang tersebut sudah berada di tangan kurir.

Kronologi semakin membingungkan ketika pihak keluarga menghubungi kurir pada 1 April 2026. Awalnya, kurir mengaku belum menerima paket tersebut. Namun setelah dikonfirmasi ulang ke agen yang menyatakan barang sudah berada di kurir, kurir akhirnya mengakui bahwa paket tersebut berada di rumahnya.

Kurir sempat berjanji akan mengantarkan paket pada 2 April 2026. Namun, janji tersebut tidak ditepati. Alih-alih meminta maaf, kurir justru menyalahkan penerima dengan menyebut pelanggan “berbohong” dan seharusnya sudah menerima notifikasi, padahal hingga kini tidak ada pemberitahuan yang diterima.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak Agen J&T Express Kangean melalui telepon tidak mendapat respons. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp juga tidak dibalas. Sementara itu, saat ditanya langsung kepada kurir terkait kepastian pengantaran, jawaban yang diberikan dinilai tidak profesional, yakni “besok atau lusa kalau saya sudah sempat.”

Baca Juga:
Warga Cermee Nilai Hampir Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Bondowoso Belum Berdampak Nyata

“Pelayanan seperti apakah ini?” ujar Sugiyanto dengan nada kecewa.

Kondisi ini dinilai sangat merugikan, mengingat barang yang dikirim merupakan alat kantor yang penting. Masyarakat berharap manajemen pusat J&T Express segera turun tangan untuk menindaklanjuti persoalan ini serta memberikan sanksi tegas guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.