Bondowoso, detik1.id // Merasa kecewa karena keluhan mereka tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah daerah, warga Dusun Krajan, Desa Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, memilih memperbaiki jalan rusak secara swadaya melalui gotong royong.
Aksi perbaikan jalan tersebut dilakukan warga secara kompak dengan menggunakan alat dan bahan seadanya. Saat ditemui awak media di lokasi, salah satu tokoh masyarakat setempat, Adi Prayitno, mengatakan bahwa kegiatan ini murni atas inisiatif warga.
“Ini semua atas inisiatif warga karena kami merasa kecewa. Keluhan kami tidak pernah didengar oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Iyet itu juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan Bupati Bondowoso. Menurutnya, selama satu tahun menjabat, belum terlihat kinerja nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya warga Dusun Krajan.
“Kami kecewa sama Bupati, Mas. Sudah satu tahun menjabat tapi belum ada kinerjanya yang nampak. Bahkan kami merasa seakan tidak punya bupati,” tegasnya.
Warga berharap, dengan adanya aksi gotong royong ini, pemerintah daerah dapat lebih peka terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Botolinggo, H. Sibly, mengapresiasi langkah warga Dusun Krajan yang tetap kompak dan mengedepankan semangat kebersamaan dalam memperbaiki jalan rusak tersebut.
Ia menilai, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus cerminan solidaritas masyarakat desa.
Warga pun berharap, ke depan pemerintah daerah dapat segera turun tangan untuk melakukan perbaikan jalan secara permanen demi menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.
















