Mengusung tema “Polri Bersama Masyarakat Berburu Hikmah untuk Memperkokoh Takwa”, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan serta penguatan nilai-nilai spiritual.
Pengajian yang dilaksanakan setiap malam Sabtu pada awal bulan tersebut diikuti dengan suasana penuh keakraban dan kekhidmatan. Rangkaian acara dimulai pukul 19.30 WIB, diawali dengan registrasi jamaah, dilanjutkan penampilan Jam’iyatul Hadrah Shahmasy, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Kapolsek Botolinggo, Ipda I Made JM, S.H., selaku tuan rumah, menyampaikan bahwa pengajian rutin tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga harus mampu hadir melalui kegiatan positif yang mengedepankan kepedulian, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Polri bukan hanya hadir dalam tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui kepedulian, kebersamaan, dan kegiatan sosial. Kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, salah satunya melalui pengajian rutin,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial maupun rutinitas bulanan, melainkan mampu memberikan manfaat nyata dalam memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi antara personel kepolisian dan masyarakat.
“Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga. Kehadiran Polri harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan saling peduli dan menjaga silaturahmi, kita dapat membangun lingkungan yang lebih harmonis, aman, dan kondusif,” tambahnya.
Melalui kegiatan keagamaan tersebut, Polsek Botolinggo berupaya menanamkan pesan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Sinergi, kepercayaan, dan kepedulian sosial menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.
Semangat Polri Bersama Masyarakat, Bersama Menjaga Keamanan dan Menebar Kepedulian diharapkan terus tumbuh melalui kegiatan yang mempertemukan kepolisian dan masyarakat dalam suasana religius serta penuh kekeluargaan.
















