Puluhan Massa Saling Bersitegang Warnai Penyegelan Dapur MBG di Wonosari Bondowoso

Foto: Penyegelan Dapur MBG di Desa Wonosari Bondowoso
Bondowoso, detik1.id // Penyegelan lahan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sumberkalong, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, diwarnai ketegangan antara sejumlah pihak. Insiden yang melibatkan puluhan orang tersebut terjadi pada Minggu (1/11/2026) malam.

Kericuhan bermula beberapa jam setelah banner penyegelan dipasang di lokasi. Namun, situasi kembali memanas setelah sejumlah orang diduga membuka segel tersebut. Akibatnya, puluhan orang terlibat adu argumen dan saling bersitegang di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan konflik internal pengelola SPPG Sumberkalong, khususnya menyangkut persoalan kepengurusan yayasan dan aset yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian.

Camat Wonosari sekaligus Ketua Satgas MBG Kecamatan Wonosari, Rahmatullah, membenarkan adanya dinamika dan gesekan di lapangan. Ia menjelaskan, persoalan yang terjadi pada dasarnya merupakan konflik internal antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan SPPG.

“Permasalahannya sebenarnya ada di internal pengelola (yayasan, red.),” terangnya.

Menurut Rahmatullah, sengketa kepengurusan dan aset tersebut sebenarnya telah diajukan kepada pihak yang berwenang. Namun, karena belum tercapai kesepakatan antara pihak yayasan dengan penanggung jawab atau Person in Charge (PIC), keberlangsungan operasional SPPG dinilai berpotensi memunculkan persoalan baru.

Atas dasar pertimbangan tersebut, melalui pendekatan persuasif yang dilakukan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) kepada pihak yayasan maupun Kepala SPPG, disepakati bahwa kegiatan operasional untuk sementara waktu dihentikan.

“Berdasarkan pendekatan persuasif dari Muspika kepada pihak yayasan maupun Kepala SPPG, diputuskan untuk tidak beroperasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, Muspika Kecamatan Wonosari menegaskan bahwa penghentian sementara operasional SPPG merupakan langkah untuk menjaga situasi tetap kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat Desa Sumberkalong.

Pihaknya juga mengimbau seluruh pihak yang berselisih agar mengedepankan penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan dengan tindakan yang berpotensi memicu kericuhan.

Baca Juga:
Calon Pilkades Perempuan Jadi Tren Positif, Bidan Imah Siap Maju di Pilkades Ketupat 2027

Persoalan internal tersebut diharapkan segera menemukan titik terang agar tidak berdampak terhadap pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyangkut kepentingan masyarakat, serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban warga sekitar.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan lebih lanjut dari pihak yayasan maupun pihak-pihak yang terlibat mengenai kronologi penyegelan dan pembukaan banner segel tersebut.